Rabu, 19 Desember 2012

Info Libur Semester Satu


Perihal : Penyampaian                                           

Kepada Yth.
Orang Tua /Wali Murid
Di                               
Tempat.

السلام عليكم ورحمة الله و بركاته
Segala puji bagi Allah Swt, yang senantiasa mencurahkan rahmat dan karunia-Nya pada kita semua. Sholawat dan salam semoga tercurah kepada Nabiullah Muhammad SAW.
Sehubungan dengan akan berakhirnya semester I (satu), maka kami akan menyampaikan beberapa hal:

-    Penerimaan Rapor Tanggal 22 Desember 2012
-    Libur Semester 24 Desember 2012 –  06  Januari 2013
-    Masuk kembali bagi Murid tanggal 07Januari 2013                                                                  
-    “Dialog Pendidikan”  Oleh “ Faudzil Adzim” dengan Tema “ Pendidikan Karakter, Solusi Indonesi  Maju dan Bermartabat” berlangsung acara pada Hari Ahad, tanggal 23 Desember 2012 pada Jam 09.00 -  11.30 Wita. Bertempat di Gedung LPMP Jalan
     P. Pettarani ( Depan UNM Makassar).
            
Demikian penyampaian kami,  atas perhatian Bapak/Ibu diucapkan terima kasih.
Wassalam,

                                                                                                           Makassar ,  20 Desember  2012
Kepala Sekolah



                                                                                                                    Drs. Lilik Nurohim


Rabu, 26 September 2012

CARA MUDAH MENGHAFAL AL-QURAN

Pada edisi kali ini, kami akan berikan penjelasan tentang cara mudah menghafal Al - Quran yang ditulis oleh Syeikh Abdul Muhsin Al-Qasim. Beliau adalah Imam dan Khatib di Masjid Nabawi. Semoga Artikel kali ini bermanfaat dan dapat menambah semangat kaum Muslimin untuk dapat menyelesaikan hafalan Al Qur’an yang mulia. Selamat mencoba. [admin]
الحمد لله والصلاة والسلام على نبينا محمد ، وعلى آله وصحبه أجمعين
Berikut adalah metode untuk menghafal Al-Quran yang memiliki keistimewaan berupa kuatnya hafalan dan cepatnya proses penghafalan. Kami akan jelaskan metode ini dengan membawa contoh satu halaman dari surat Al-Jumu’ah:
1. Bacalah ayat pertama sebanyak 20 kali :
يُسَبِّحُ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ
2. Bacalah ayat kedua sebanyak 20 kali:
هُوَ الَّذِي بَعَثَ فِي الْأُمِّيِّينَ رَسُولًا مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آَيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ
3. Bacalah ayat ketiga sebanyak 20 kali:
وَآَخَرِينَ مِنْهُمْ لَمَّا يَلْحَقُوا بِهِمْ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
4. Bacalah ayat keempat sebanyak 20 kali:
ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ
5. Bacalah keempat ayat ini dari awal sampai akhir sebanyak 20 kali untuk mengikat/menghubungkan keempat ayat tersebut
6. Bacalah ayat kelima sebanyak 20 kali:
مَثَلُ الَّذِينَ حُمِّلُوا التَّوْرَاةَ ثُمَّ لَمْ يَحْمِلُوهَا كَمَثَلِ الْحِمَارِ يَحْمِلُ أَسْفَارًا بِئْسَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآَيَاتِ اللَّهِ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
7. Bacalah ayat keenam sebanyak 20 kali:
قُلْ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ هَادُوا إِنْ زَعَمْتُمْ أَنَّكُمْ أَوْلِيَاءُ لِلَّهِ مِنْ دُونِ النَّاسِ فَتَمَنَّوُا الْمَوْتَ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
8. Bacalah ayat ketujuh sebanyak 20 kali:
وَلَا يَتَمَنَّوْنَهُ أَبَدًا بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالظَّالِمِينَ
9. Bacalah ayat kedelapan sebanyak 20 kali:
قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
10. Bacalah ayat kelima sampai ayat kedelepan sebanyak 20 kali untuk mengikat/menghubungkan keempat ayat tersebut
11. Bacalah ayat pertama sampai ayat kedelepan sebanyak 20 kali untuk menguatkan/meng-itqankan hafalan untuk halaman ini
Demikianlah ikuti cara ini dalam menghafal setiap halaman Al-Qur’an. Dan janganlah menghafal lebih dari seperdelapan juz dalam setiap hari agar tidak berat bagi anda untuk menjaganya.
Bagaimana cara menggabungkan antara menambah hafalan dan muraja’ah?
Janganlah anda menghafal Al-Quran tanpa proses muraja’ah/pengulangan. Hal ini dikarenakan jika anda terus menerus menambah hafalan Al-Quran lembar demi lembar hingga selesai kemudian anda ingin untuk mengulang kembali hafalan anda dari awal maka hal itu akan berat dan anda dapati diri anda telah melupakan hafalan yang lalu. Oleh karena itu, jalan terbaik (untuk menghafal) adalah dengan menggabungkan antara menambah hafalan dan muraja’ah.
Bagilah Al-Quran menjadi 3 bagian dimana setiap bagian terdiri dari 10 juz. Jika anda menghafal satu halaman setiap hari, maka ulangilah 4 halaman sebelumnya sampai anda menghafal 10 juz. Jika anda telah mencapai 10 juz, maka berhentilah selama sebulan penuh untuk muraja’ah dengan cara mengulang-ngulang 8 halaman dalam setiap harinya.
Setelah sebulan penuh muraja’ah, maka mulailah kembali untuk menambah hafalan yang baru baik satu atau dua halaman setiap harinya tergantung kemampuan serta barengilah dengan muraja’ah sebanyak 8 halaman dalam sehari. Lakukan ini sampai anda menghafal 20 juz. Jika anda telah mencapainya, maka berhentilah dari menambah hafalan baru selama 2 bulan untuk mengulang 20 juz. Pengulangan ini dilakukan dengan mengulang 8 halaman setiap hari.
Setelah 2 bulan, mulailah kembali menambah hafalan setiap hari sebanyak satu sampai dua halaman dengan dibarengi muraja’ah/pengulangan 8 halaman sampai anda menyelesaikan seluruh Al-Qur’an.
Jika anda telah selesai menghafal seluruh Al-Qur’an, ulangilah 10 juz pertama saja selama satu bulan dimana setiap hari setengah juz. Kemudian ulangilah 10 juz kedua selama satu bulan dimana setiap hari setengah juz bersamaan dengan itu ulangilah pula 8 halaman dari 10 juz pertama. Kemudian ulangilah 10 juz terakhir selama satu bulan dimana setiap hari setengah juz bersamaan dengan itu ulangilah pula 8 halaman dari 10 juz pertama dan 8 halaman dari 10 juz kedua.
Bagaimana cara memuraja’ah/mengulang Al-Quran seluruhnya jika saya telah menyelesaikan system muraja’ah diatas?
Mulailah dengan memuraja’ah Al-Qur’an setiap hari sebanyak 2 juz. Ulangilah sebanyak 3 kali setiap hari hingga anda menyelesaikan Al-Qur’an setiap 2 minggu sekali. Dengan melakukan metode seperti ini selama satu tahun penuh, maka –insya Allah- anda akan dapat memiliki hafalan yang mutqin/kokoh.
Apa yang harus dilakukan setelah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dalam satu tahun?
- Setelah setahun mengokohkan hafalan Al-Qur’an dan muraja’ahnya, jadikanlah Al-Qur’an sebagai wirid harian anda sampai akhir hayat sebagaimana Rasulullah صلى الله عليه وسلم menjadikannya sebagai wirid harian. Adalah wirid Rasulullah dengan membagi Al-Qur’an menjadi 7 bagian sehingga setiap 7 hari Al-Qur’an dapat dikhatamkan. Berkata Aus bin Hudzaifah رحمه الله: Aku bertanya pada sahabat-sahabat Rasulullah – صلى الله عليه وسلم – tentang bagaimana mereka membagi Al-Qur’an (untuk wirid harian). Mereka berkata: 3 surat, 5 surat, 7 surat, 9 surat, 11 surat, dan dari surat Qaf sampai selesai. (HR. Ahmad). Yaitu maksudnya mereka membagi wirid Al-Quran sebagai berikut:
- Hari pertama: membaca surat “al fatihah” hingga akhir surat “an-nisa”,
- Hari kedua: dari surat “al maidah” hingga akhir surat “at-taubah”,
- Hari ketiga: dari surat “yunus” hingga akhir surat “an-nahl”,
- Hari keempat: dari surat “al isra” hingga akhir surat “al furqan”,
- Hari kelima: dari surat “asy syu’ara” hingga akhir surat “yaasin”,
- Hari keenam: dari surat “ash-shafat” hingga akhir surat “al hujurat”,
- Hari ketujuh: dari surat “qaaf” hingga akhir surat “an-naas”.
Wirid Rasulullah – صلى الله عليه وسلم – di singkat oleh para ulama dengan perkataan: فمي بشوق (famii bisyauqi). Dimana setiap huruf dari kata ini merupakan surat awal dari kelompok surat yang dibaca setiap hari.
Bagaimana membedakan antara ayat-ayat mutasyaabih/mirip di dalam Al-Qur’an?
Cara yang paling afdhal jika anda mendapati 2 ayat yang mirip adalah dengan membuka mushaf pada setiap ayat yang mirip tersebut, lalu perhatikanlah perbedaan diantara kedua ayat tersebut kemudian berikanlah tanda yang dapat mengingatkan anda akan perbedaan itu. Lalu ketika anda memuraja’ah, perhatikanlah perbedaan yang anda tandai sebelumnya beberapa kali hingga anda mantap menghafal tentang kemiripan dan perbedaan diantara keduanya.
Kaidah-kaidah dan batasan-batasan dalam menghafal Al-Qur’an
o Wajib bagi anda menghafal dengan bantuan seorang ustadz/syeikh untuk membenarkan bacaan anda
o Hafallah 2 halaman setiap hari. Satu halaman setelah Subuh, dan satu halaman lagi sesudah Ashar atau sesudah Maghrib. Dengan cara ini, maka anda akan mampu menghafal Al-Qur’an seluruhnya dengan mutqin/kokoh dalam waktu satu tahun. Adapun jika anda menambah hafalan diatas 2 halaman setiap hari maka hafalan anda akan lemah disebabkan semakin banyaknya ayat yang harus dijaga..
o Hendaklah menghafal dari surat An-Naas sampai Al-Baqarah karena hal tersebut lebih mudah. Namun setelah selesai menghafal seluruh Al-Quran, hendaklah muraja’ah anda dimulai dari surat Al-Baqarah sampai An-Naas
o Hendaklah menghafal dengan menggunakan satu cetakan mushaf karena hal ini dapat menolong anda dalam memantapkan hafalan dan meningkatkan kecepatan dalam mengingat posisi-posisi ayat serta awal dan akhir setiap halaman Al-Qur’an.
o Setiap orang yang menghafal dalam 2 tahun pertama biasanya masih mudah kehilangan hafalannya. Masa ini dinamakan dengan Marhalah Tajmi’ (fase pengumpulan). Janganlah bersedih atas mudahnya hafalan anda hilang atau banyaknya kekeliruan anda. Karena memang fase ini merupakan fase cobaan yang sulit. Dan waspadalah, karena syaithan akan mengambil kesempatan ini untuk menggoda anda agar berhenti dari menghafal Al-Qur’an. Maka janganlah perdulikan rasa was-was syaithan tersebut dan teruskan menghafal karena sesungguhnya itu adalah harta yang sangat berharga yang tidak diberikan pada setiap orang.

Rabu, 18 April 2012

Jadwal Libur


Libur Sekolah
1. Tgl 23 – 25 April 2012
-        Libur bagi kelas 1,2,3,4,dan 5
-        Ujian Sekolah (US) Bagi kelas 6.
2. Tgl 26 April 2012
-        Masuk  sekolah bagi kelas 1 sampai 5
3. Tgl 8 – 10 Mei 2012
-        Libur bagi kelas 1,2,3,4,dan 5
-        Ujian Nasional bagi kelas 6 (enam)
4. Tgl 11 Mei 2012
Masuk sekolah.

Rabu, 21 Maret 2012

BAGAIMANA CARA ANAK BELAJAR ?

By Bachtiar Aras
Anak-anak belajar secara alami – mereka penuh rasa ingin tahu, penuh minat, dan semangat untuk mempelajari hal-hal baru. Cara yang terbaik untuk mengajarkan anak adalah mengembangkannya melalui kegiatan bermain yang alami itu.
 
ANAK BELAJAR MELALUI BERMAIN. Anak memang sangat aktif dalam bermain dan enjoy banget. Bagi anak, bermain adalah pekerjaan mereka. Bermain itu membantu perkembangannya secara total dan sebaiknya digabungkan dengan semua yang dilakukan anak.
 
ANAK BELAJAR DENGAN MELAKUKAN. Anak belajar melalui keterlibatan langsung yang aktif dengan objek-objek nyata (konkret). Mereka perlu pengalaman-pengalaman langsung dengan hal-hal riil seperti misalnya eksperimen-eksperimen sains, konstruksi, projek-projek seni, role play serta field trips atau kunjungan ke tempat-tempat tertentu sesuatu dengan tema pembelajaran.
 
ANAK BELAJAR MELALUI INDERANYA. Anak belajar dengan melihat, mendengar, meraba dan mencium. Bayangkan bila semua indera seperti jalan. Maka lebih banyak jalan yang menuju ke otak lebih banyak pula kemungkinan terjadinya proses belajar. Dalam hal ini sensory learning membutuhkan berbagai media dan materi guna merangsang setiap indera anak. Masih ingat dengan pameo yang berkata, "Aku Mendengar dan aku lupa, Aku melihat dan aku mengingat, Aku melakukan dan aku mengerti.
 
ANAK BELAJAR MELALUI BAHASA. Anak perlu untuk bercerita mengenai pengalaman-pengalamannya serta untuk mengungkapkan secara verbal apa yang sedang mereka pikirkan. Guru dapat membantu kemampuan berbahasa dengan cara menceriterakan apa saja yang sedang mereka lakukan, menyebutkan objek-objek, menjelaskan apa yang sedang dipikirkan anak serta bertanya dan menjawab pertanyaan-pertanyaan .
 
ANAK BELAJAR SAMBIL BERGERAK. Anak-anak selalu bergerak. Mereka memiliki daya konsentrasi yang terbatas dan biasanya tidak sanggup lama duduk tenang sambil menulis ataupun menggambar. Arahkan energi mereka dengan pengalaman menggunakan seluruh tubuh mereka di mana mereka dapat bergerak dan menggunakan tangan, kaki, kepala serta seluruh badan mereka untuk belajar.
 
ANAK BELAJAR KARENA TERMOTIVASI. Motivasi adalah kunci untuk belajar. Bahan-bahan yang menarik serta lingkungan yang penuh rangsangan akan dapat mencetuskan keingintahuan anak serta membangkitkan semangat untuk belajar. Pujian, hadiah-hadiah dan juga orang tua serta guru yang menampakkan kepuasan serta kesenangan mereka serta sebab-sebab pribadi lainya dapat menambah motivasi anak untuk belajar.
 
ANAK BELAJAR PADA TINGKATAN MEREKA MASING-MASING. Ketahuilah latar belakang kehidupan serta ketrampilan anak didik Anda. Hal ini akan dapat membantu Anda dalam membentuk suatu program yang tepat bagi masing-masing anak. Bila aktifitas-aktifitasnya terlalu mudah, anak akan bosan, tapi bila terlalu sukar, anak dapat frustrasi. Pecahkan aktifitas yang sukar menjadi beberapa langkah yang kecil agar setiap anak dapat sukses dan dapat bergerak dari aktifitas yang sederhana ke aktifitas yang semakin kompleks.
 
ANAK BELAJAR MELALUI PUJIAN DAN PENGUATAN. “Tidak ada yang sukses seperti sukses itu sendiri.” Pengalaman-pengalaman yang positif serta pujian mendorong anak untuk lebih belajar sambil membangun percaya diri. Berilah anak didik Anda dorongan yang terus menerus dengan senyuman, acungan jempol, serta dorongan secara verbal.
 
ANAK BELAJAR MELALUI MENIRU.. Anak belajar dari mengamati orang lain lalu meniru apa yang mereka lihat dan dengar. Anak juga meniru nilai-nilai serta sikap yang mereka lihat pada orang tua, guru serta lingkungan sekitar.
 
ANAK BELAJAR MELALUI PENGULANGAN. Anak mendapat pengetahuan melalui pengulangan dan melalui pengalaman-pengalaman yang telah didapat selama ini. Jumlah waktu yang digunakan dalam aktifitas-aktifitas juga merupakan faktor yang signifikan dalam hal belajar.
 
ANAK BELAJAR DARI BEREKSPERIMEN. Anak memerlukan kebebasan untuk mencoba, menjelajahi, bereksperimen dan memilih. Karena mereka belajar melalui trial dan error, terimalah kesalahan mereka lalu berilah feedback dan dukungan.
 
ANAK BELAJAR MELALUI PENAMPAKKAN. Anak seperti spons ,Karena itu mereka paling banyak belajar di tahun-tahun usia balita dibandingkan dengan tahun-tahun lainnya.. Mereka perlu dirangsang dengan berbagai macam bahan, aktifitas serta pokok persoalan.
 
ANAK BELAJAR MELALUI INTERAKSI DENGAN TEMAN. Menakjubkan sekali. Begitu banyak yang dapat dipelajari anak melalui berbicara, mengamati serta bermain dengan teman-temannya, saudara dan lainnya di dalam lingkungannnya. Mengajarkan sesuatu pada anak melalui teman sebayanya merupakan cara belajar yang tidak dapat dianggap remeh.
 
ANAK BELAJAR DI LINGKUNGAN YANG POSITIF. Anak perlu merasa dicintai, aman serta terjamin bila harus belajar. Suasana yang hangat dan diterima akan lebih menguntungkan daripada suasana penuh ancaman ataupun kompetitif.
 
ANAK BELAJAR BILA KEBUTUHAN FISIKNYA TERPENUHI. Anak yang lapar, ngantuk atau stres akan mengalami kesulitan dalam belajar. Pastikan anak menerima gizi yang cukup, istirahat yang cukup serta dukungan emosional yang terpenuhi.
 
ANAK BELAJAR MELALUI SUATU KESELURUHAN. Belajar tidak terisolasi tapi seharusnya dihubungkan dan terintegrasi di dalam semua aspek dari sebuah kurikulum. Belajar juga sebaiknya terfokus pada anak secara keseluruhan dengan memenuhi semua kebutuhan fisik, sosial, emosional dan intelektual si anak.
 
Nah, bila garis-garis pedoman tersebut di atas diikuti, anak akan ke sekolah dengan penuh semangat, belajar dengan semangat pula serta menjadi murid yang mandiri. Mereka akan dapat memiliki dasar yang kuat, percaya diri akan kemampuan-kemampuannya serta memiliki ketrampilan sepanjang hidupnya yang akan membantu mereka untuk selalu ingin belajar.

Demikianlah sekelumit penjelasan bagaimana anak didik Anda belajar. Mudah-mudahan dengan ‘input’ tersebut di atas , Anda akan lebih dapat mengerti tingkah laku anak didik Anda serta mengarahkannya dengan lebih baik lagi.

Rabu, 29 Februari 2012

Idealnya seorang pengjar


Salah satu definisi dari pada pemimpin adalah mampu mendeskripsikan setiap problema yang Nampak.Di pagi itu ……  Kepala sekolah SD Integral Al-Bayan mendeskripsikan guru yang ideal yang senantiasa menjadi panutan siswa. Guru yang baik Idealnya memasuki dunia anak  dengan maksud memahami psikologi si anak karna dengan seperti itu kebutuhan diri anak akan mudah dipenuhi oleh setiap pendidik. Namun, jika hal diatas dibalik menjadi si anak yang mesti memasuki dunia seorang pengajar maka hal ini peristiwa yang kurang sehat. Karna apapun yang dilakukan dalam konteks kebaikan dengan memaksakan suatu sebab tanpa memperhatikan diri akan tersesat. Sebagai contoh Seorang pengajar/Orang tua siswa menyuruh anak didiknya untuk memotong kuku akan tetapi sang pengajar/Orang tua tidak mendahulukan dirinya. Hal diatas mengkampanyekan sebuah kebaikan namun pada akhirnya kegagalan/kesesatan menanti. Naudzubillah
Perlu diketahui bahwa yang semisal jarang disadari oleh setiap Insan. Solusi yang JITU dalam masalah ini adalah selalu Muhasabah diri  dengan Istiqomah dan tidak jenuh meng Up Grading atau mengasah pengetahuan dengan Tempo terus menerus. -Wallahu a’lam-